KAKANWIL DITJENPAS KALBAR RESMI LANTIK 6 PNS ALUMNI POLTEKIP ANGKATAN 55



Pontianak — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 6 (enam) Pegawai Negeri Sipil (PNS) Alumni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) Angkatan 55. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Lantai 3 Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Barat.
Pelantikan tersebut menandai dimulainya pengabdian para alumni Poltekip sebagai aparatur pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, serta siap mengemban amanah negara pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) masing-masing.
Adapun enam PNS yang dilantik terdiri dari Anggara Dwi Panca Tri Wibowo, S.Tr.Pas dan Fedro Dicaprio, S.Tr.Pas yang mengemban jabatan sebagai Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama pada Balai Pemasyarakatan Kelas I Pontianak. Selanjutnya Mohamad Rizal, S.Tr.Pas dilantik sebagai Pembina Keamanan Pemasyarakatan Ahli Pertama pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sintang, Rahmad Syawal, S.Tr.Pas pada Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Pontianak, Muhammad Hans Ziskind, S.Tr.Pas pada Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Putussibau, serta Bagus Indra Gunawan, S.Tr.Pas pada Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sanggau.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Barat menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan tegas kepada para PNS yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai pelayan publik di bidang pemasyarakatan.
“Ini adalah titik awal pengabdian kalian di Unit Pelaksana Teknis. Jangan berbangga hati, tetapi tunjukkan kinerja terbaik. Hari ini kita berada dalam kompetisi terbuka untuk menduduki setiap jabatan, dan semua memiliki peluang yang sama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kakanwil menekankan pentingnya loyalitas, ketekunan, serta konsistensi dalam membangun karier. Ia mengingatkan agar para PNS fokus berkontribusi dan berkarya di satuan kerja masing-masing dengan menunjukkan kualitas dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Menutup arahannya, Kakanwil memberikan penekanan khusus pada etika dan sikap profesional antar sesama petugas pemasyarakatan. Ia mengingatkan agar para alumni Poltekip tetap menjunjung tinggi rasa saling menghargai, tanpa sekat latar belakang pendidikan.
“Jangan mentang-mentang bergelar S.Tr.Pas lalu melupakan nilai kebersamaan. Hargai rekan-rekan dari jalur umum, karena kita semua adalah satu kesatuan petugas pemasyarakatan yang saling menguatkan,” pesannya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum pembentukan sumber daya manusia pemasyarakatan yang unggul, berkarakter, serta mampu menjawab tantangan tugas pemasyarakatan secara profesional dan humanis.
