KAKANWIL DITJENPAS KALBAR MONITORING RUTAN BENGKAYANG, PASTIKAN KEAMANAN RAMADAN DAN DUKUNG KETAHANAN PANGAN



Kakanwil Ditjenpas Kalbar Monitoring Rutan Bengkayang, Pastikan Keamanan Ramadan dan Dukung Ketahanan Pangan
Bengkayang – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat, Jayanta, melakukan monitoring langsung ke Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkayang dalam rangka memastikan peningkatan keamanan selama bulan Ramadan sekaligus meninjau pelaksanaan program ketahanan pangan di lingkungan rutan, Rabu (25/02).
Kegiatan monitoring tersebut menjadi bagian dari komitmen jajaran pemasyarakatan untuk menjaga situasi tetap kondusif selama Ramadan, periode yang memerlukan perhatian khusus terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban.
Dalam kunjungannya, Jayanta menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, peningkatan kewaspadaan petugas, serta pelaksanaan kontrol dan pengawasan rutin di setiap blok hunian. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar tidak lengah dan terus menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas.
“Monitoring ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan bentuk komitmen nyata untuk memastikan seluruh jajaran bekerja optimal. Selama bulan Ramadan, kita harus memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Keamanan adalah prioritas utama di Lapas dan Rutan yang ada di Kalbar,” tegas Jayanta.
Selain memastikan aspek keamanan, Kakanwil juga meninjau program ketahanan pangan yang sedang berjalan di Rutan Bengkayang yaitu peternakan ayam Broiler. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan-lahan tidur di lingkungan satuan kerja.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program tersebut, di akhir kunjungannya Jayanta turut melakukan penanaman singkong. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen jajaran pemasyarakatan dalam mendorong produktivitas warga binaan sekaligus memperkuat program pertanian sebagai bagian dari pembinaan kemandirian.
Melalui monitoring ini, diharapkan keamanan dan ketertiban selama Ramadan tetap terjaga, serta program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan dapat terus berkembang secara berkelanjutan.
