TEBAR BENIH LELE DI RUTAN SAMBAS, KAKANWIL DITJENPAS KALBAR PERKUAT PROGRAM KETAHANAN PANGAN

Tebar Benih Lele di Rutan Sambas, Kakanwil Ditjenpas Kalbar Perkuat Program Ketahanan Pangan
Sambas – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat, Jayanta, melaksanakan kegiatan tebar benih ikan lele di Rutan Kelas IIB Sambas, sebagai bagian dari penguatan program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan, Kamis (26/02).

Kegiatan ini turut didampingi oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Perawatan, Amico Balalembang, serta Kepala Rutan Kelas IIB Sambas Andriyas Dwi Pujoyanto beserta jajaran. Penebaran benih dilakukan di kolam budidaya yang telah dipersiapkan sebagai sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
Dalam kesempatan tersebut, Jayanta menegaskan bahwa program budidaya ikan lele bukan sekadar kegiatan produktif, tetapi juga langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan di dalam lapas dan rutan.
“Ketahanan pangan di dalam lapas dan rutan adalah bagian dari komitmen kita untuk mewujudkan pemasyarakatan yang produktif dan mandiri. Melalui budidaya ikan lele ini, kita tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi warga binaan, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa optimalisasi lahan dan sarana yang tersedia di lingkungan UPT pemasyarakatan menjadi kunci dalam mendukung program pembinaan berbasis kemandirian dan pemberdayaan. Kegiatan ini selaras dengan arah kebijakan pembinaan yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup warga binaan melalui pelatihan keterampilan praktis dan berkelanjutan.
“Budidaya ikan lele di dalam rutan bukan hanya kegiatan pembinaan biasa, tetapi memiliki manfaat strategis yang nyata. Selain mendukung ketahanan pangan internal dan menambah asupan protein bagi warga binaan, program ini juga menjadi sarana pembinaan keterampilan dan kemandirian sebagai bekal setelah mereka kembali ke Masyarakat,” terang Jayanta.

Produksi pangan secara mandiri turut membantu efisiensi anggaran konsumsi, sekaligus menumbuhkan tanggung jawab, disiplin, dan kerja sama. Lebih dari itu, langkah ini merupakan bentuk kontribusi nyata pemasyarakatan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Kegiatan tebar benih ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam menciptakan rutan yang produktif, mandiri, dan berorientasi pada pembinaan. Dengan sinergi antara pimpinan wilayah dan jajaran UPT, program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan Kalimantan Barat diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *