Kakanwil Ditjenpas Kalbar Berikan Pengarahan kepada UPT, Tekankan Percepatan Kinerja, Integritas, dan Penguatan Pengamanan


Pontianak – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat, Jayanta, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Bistok Oloan Situngkir, memberikan pengarahan secara virtual kepada seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Kalimantan Barat, Senin (27/07). Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Capaian Kinerja Triwulan II Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang dilaksanakan pada Rabu lalu (23/07).

Dalam arahannya, Jayanta memaparkan hasil evaluasi pelaksanaan kinerja selama Triwulan II Tahun 2026, meliputi realisasi indikator kinerja utama, capaian program prioritas, serapan anggaran, hingga langkah-langkah percepatan yang akan dilaksanakan pada semester berikutnya. Menurutnya, hasil evaluasi tersebut menjadi pijakan penting dalam merumuskan strategi perbaikan agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif, efisien, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Kita harus memastikan setiap target yang telah ditetapkan dapat direalisasikan secara optimal. Evaluasi bukan sekadar melihat angka capaian, tetapi menjadi momentum untuk memperbaiki kualitas pelaksanaan tugas sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tegas Jayanta.

Pada kesempatan tersebut, Jayanta juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran petugas pemasyarakatan yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas dan Rutan. Apresiasi tersebut diberikan atas keberhasilan petugas menggagalkan sebanyak lima kali upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lapas dan Rutan di wilayah Kalimantan Barat sepanjang tahun 2026. Keberhasilan tersebut meliputi dua kali penggagalan di Rutan Bengkayang, serta masing-masing satu kali di Rutan Sambas, Lapas Ketapang, dan yang terbaru di Lapas Sintang.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata bahwa jajaran pemasyarakatan terus memperkuat pengawasan dan berkomitmen mewujudkan Lapas dan Rutan yang bersih dari peredaran narkoba serta barang-barang terlarang.

Menghadapi pelaksanaan program Amnesti dan pemberian Remisi Umum dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jayanta juga mengingatkan seluruh jajaran agar menjaga integritas dan tidak memberikan ruang terhadap praktik pungutan liar dalam bentuk apa pun.

“Pelaksanaan amnesti maupun remisi harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Saya tegaskan, tidak boleh ada pungutan liar. Layani masyarakat dengan profesional, transparan, dan berintegritas,” pesannya.

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelaksanaan tugas di seluruh UPT, Jayanta juga menegaskan keterbukaannya kepada seluruh jajaran apabila menghadapi kendala maupun persoalan di lapangan.

“Apabila ada persoalan yang memerlukan koordinasi, jangan ragu untuk menghubungi saya maupun Bapak Kabag Tata Usaha. Kami siap memberikan dukungan dan membantu kapan pun diperlukan demi kelancaran pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Ditjenpas Kalimantan Barat, Bistok Oloan Situngkir, mengajak seluruh Kepala UPT beserta jajarannya untuk terus meningkatkan capaian kinerja sesuai target yang telah ditetapkan. Menurutnya, keberhasilan Kantor Wilayah sangat ditentukan oleh kinerja seluruh Unit Pelaksana Teknis di daerah.

“Wajah Kanwil Ditjenpas Kalimantan Barat ada pada setiap UPT. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama mewujudkan target kinerja yang telah ditetapkan melalui kerja yang profesional, kolaboratif, dan penuh tanggung jawab,” ujar Bistok.

Mengakhiri arahannya, Jayanta mengingatkan seluruh jajaran agar senantiasa menjaga kesehatan di tengah padatnya aktivitas dan berbagai agenda strategis yang akan dilaksanakan pada semester kedua Tahun 2026. Menurutnya, kondisi fisik yang prima menjadi modal penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjalankan tugas pemasyarakatan secara optimal.

Melalui pengarahan ini, diharapkan seluruh jajaran Pemasyarakatan di Kalimantan Barat semakin solid dalam mempercepat capaian kinerja, memperkuat integritas, menjaga keamanan Lapas dan Rutan, serta terus menghadirkan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *