
Pontianak, 28–29 September 2026 – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi Calon Taruna/Taruni Politeknik Pengayoman Indonesia serta Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas) resmi digelar di UPT BKN Pontianak, Kalimantan Barat. Kegiatan ini menjadi langkah awal penting dalam proses rekrutmen generasi penerus yang akan mengabdi di bidang pemasyarakatan dan imigrasi.
Pelaksanaan SKD berlangsung selama dua hari dengan total empat sesi ujian. Pada hari pertama, Senin (28/9/2026), kegiatan dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan tahapan registrasi, penitipan barang, body checking, hingga masuk ke ruang steril sebelum tes dimulai. Prosedur ketat ini diterapkan untuk menjamin keamanan, ketertiban, serta transparansi dalam proses seleksi.

Sebanyak 160 calon Taruna/Taruni terdaftar sebagai peserta SKD di Kalimantan Barat. Dari jumlah tersebut, 153 peserta hadir dan mengikuti ujian sesuai jadwal, sementara 7 peserta tidak hadir dan dinyatakan mengundurkan diri. Kehadiran mayoritas peserta menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kesempatan bergabung dengan Poltekimipas.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Pengamanan dilaksanakan oleh aparat Polri, sementara pemeriksaan kesehatan dan kesiapan medis difasilitasi oleh dokter dari Polda Kalbar serta tim medis dari Kanwil Imigrasi dan Pemasyarakatan Kalimantan Barat. Kehadiran tim medis dan aparat keamanan menjadi jaminan bahwa pelaksanaan ujian berjalan aman dan kondusif.

Selain aspek teknis, penyelenggara menekankan pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam setiap tahapan seleksi. Proses SKD ini tidak hanya menjadi ujian kompetensi dasar, tetapi juga mencerminkan komitmen institusi dalam membangun sistem rekrutmen yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kualitas.




























