SERAH TERIMA JABATAN DAN PISAH SAMBUT KEPALA BAPAS KELAS II SINTANG: PERKUAT SINERGI DAN KINERJA PEMASYARAKATAN

SINTANG – Pergantian kepemimpinan kembali berlangsung di lingkungan pemasyarakatan melalui kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan pisah sambut Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Sintang. Jabatan Kepala Bapas secara resmi diserahterimakan dari Nurwan Rudiyanto, A.Md. IP., kepada Muhammad Nasir, S.H., M.H., dalam suasana khidmat dan penuh makna pada Jumat (24/04/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Kalimantan Barat, Nasirul Hakim, A.Md. IP., S.H., M.H., yang mewakili Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat.

Dalam sambutannya, Nasirul Hakim menegaskan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian penting dari dinamika organisasi yang harus dimaknai sebagai langkah strategis untuk menjaga kesinambungan kinerja.

“Serah terima jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi sebagai bagian dari proses pembinaan karier dan penyegaran kepemimpinan. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kinerja serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama memimpin Bapas Kelas II Sintang.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kontribusi yang telah diberikan. Apa yang telah dirintis menjadi fondasi penting yang harus dilanjutkan dan dikembangkan ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Kepada pejabat yang baru, Nasirul Hakim berpesan agar segera beradaptasi serta membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh jajaran.

“Saya berharap pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, memperkuat sinergi internal, serta menjalin kerja sama yang baik dengan instansi terkait demi optimalisasi pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bapas lama, Nurwan Rudiyanto, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran atas dukungan selama masa kepemimpinannya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik. Semoga Bapas Sintang terus berkembang dan memberikan pelayanan yang semakin optimal,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Bapas yang baru, Muhammad Nasir, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan kinerja yang telah ada.

“Saya mohon dukungan dari seluruh jajaran agar kita dapat bekerja bersama dengan penuh tanggung jawab. Dengan sinergi dan komitmen yang kuat, saya optimis dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Kegiatan Sertijab dan pisah sambut ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat soliditas, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin berkualitas di wilayah Sintang.

SERAH TERIMA JABATAN DAN PISAH SAMBUT KEPALA RUTAN KELAS IIB BENGKAYANG: PERKUAT SINERGI DAN KINERJA PEMASYARAKATAN

BENGKAYANG – Suksesi kepemimpinan di lingkungan Pemasyarakatan kembali dilaksanakan melalui upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pisah Sambut Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkayang. Jabatan pimpinan secara resmi beralih dari Fajar Setiawan, A.Md.IP, S.H., M.M. kepada Yuvinus Elyus, A.Md.IP., S.H., M.H. pada Jumat (24/04).

Kegiatan ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Ditjenpas Kalimantan Barat, Jayanta. Dalam arahannya, Jayanta  menjelaskan bahwa rotasi pejabat di lingkungan Kemenimpas merupakan langkah strategis untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan secara efektif dan adaptif.

“Pergantian pejabat adalah kebutuhan organisasi untuk memastikan bahwa setiap satuan kerja tetap memiliki semangat baru dalam menghadapi tantangan di bidang pemasyarakatan. Fokus utama kita adalah memberikan pelayanan yang bersih dan berdampak langsung bagi masyarakat maupun warga binaan,” jelasnya.

Beliau juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi pejabat lama yang telah menjaga kondusifitas di Rutan Bengkayang.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Fajar Setiawan. Kerja keras Anda dalam mengelola Rutan Bengkayang telah memberikan kontribusi nyata bagi Kanwil Ditjenpas Kalbar. Semoga segala pengalaman di sini menjadi bekal berharga di tempat tugas yang baru,” tambah Jayanta.

Kepada pimpinan Rutan yang baru, Jayanta memberikan instruksi khusus mengenai penguatan pengawasan dan koordinasi wilayah.

“Untuk Bapak Yuvinus Elyus, segera lakukan pemetaan internal dan perkuat koordinasi dengan instansi vertikal serta pemerintah daerah. Pastikan setiap program pembinaan berjalan sesuai standar dan tetap kedepankan nilai-nilai integritas dalam setiap langkah kerja,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Fajar Setiawan menyampaikan ungkapan terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh jajaran selama masa pengabdiannya.

“Kebersamaan yang terjalin selama ini adalah modal utama kita dalam menyelesaikan setiap persoalan. Saya berterima kasih atas dukungan penuh dari seluruh staf, dan saya berharap semangat kerja sama ini terus dipertahankan demi kemajuan Rutan Bengkayang ke depan,” tuturnya.

Menyambut amanah baru tersebut, Yuvinus Elyus menyatakan kesiapannya untuk segera melaksanakan tugas dan melanjutkan program kerja yang telah berjalan.

“Saya siap menjalankan tanggung jawab ini dengan sebaik-baiknya. Saya mengajak seluruh pegawai untuk terus bersinergi, meningkatkan kedisiplinan, dan berinovasi guna mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin profesional dan transparan di wilayah Bengkayang,” ujar Yuvinus.

PERKUAT ZONA INTEGRITAS, IRWIL IV KEMENIMIPAS BERIKAN PENGUATAN WBK DAN WBBM DI KALBAR

Pontianak – Inspektur Wilayah IV Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jayanta Surbakti, memberikan penguatan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) kepada jajaran Pemasyarakatan Kalimantan Barat, Rabu (22/04/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh jajaran pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat ini bertujuan untuk memperkuat komitmen dan pemahaman dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Barat, Jayanta, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Inspektur Wilayah IV dalam memberikan penguatan secara langsung kepada jajaran di Kalimantan Barat.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan hanya sebatas pemenuhan indikator, namun merupakan upaya nyata dalam membangun budaya kerja yang berintegritas dan profesional.

“Kami berkomitmen untuk terus mendorong seluruh satuan kerja agar tidak hanya meraih predikat WBK, tetapi juga mampu mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan menuju WBBM. Integritas dan konsistensi menjadi kunci utama dalam mewujudkan hal tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, Inspektur Wilayah IV Kemenimipas, Jayanta Surbakti, dalam arahannya menekankan pentingnya kesungguhan dan komitmen seluruh jajaran dalam membangun Zona Integritas secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Menurutnya, keberhasilan meraih predikat WBK/WBBM tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan administrasi, tetapi juga oleh implementasi nyata di lapangan.

“Zona Integritas bukan sekadar target, melainkan budaya kerja. Dibutuhkan komitmen bersama, perubahan pola pikir, serta konsistensi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jangan hanya fokus pada penilaian, tetapi pastikan perubahan itu benar-benar dirasakan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan enam area perubahan dalam pembangunan Zona Integritas, mulai dari manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan di Kalimantan Barat semakin termotivasi dan memiliki pemahaman yang kuat dalam mewujudkan satuan kerja yang bersih dari korupsi serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

SERTIJAB KARUTAN MEMPAWAH: KABAGTUM KANWIL DITJENPAS KALBAR TEKANKAN PENTINGNYA ADAPTASI DAN KINERJA ORGANISASI

MEMPAWAH – Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum (Kabagtum) Kanwil Ditjenpas Kalimantan Barat, Bistok Oloan Situngkir, yang hadir mewakili Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat. Dalam sambutannya, Kabagtum Bistok Oloan Situngkir menekankan bahwa pergantian pimpinan merupakan hal yang lumrah dan sangat penting dalam menjaga kesehatan sebuah organisasi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum (Kabagtum) Kanwil Ditjenpas Kalimantan Barat, Bistok Oloan Situngkir, yang hadir mewakili Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat. Dalam sambutannya, Kabagtum Bistok Oloan Situngkir menekankan bahwa pergantian pimpinan merupakan hal yang lumrah dan sangat penting dalam menjaga kesehatan sebuah organisasi.

“Serah terima jabatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika organisasi. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah proses strategis dalam rangka penyegaran, peningkatan kinerja, serta penguatan organisasi agar senantiasa adaptif terhadap tuntutan zaman,” ucap Bistok selaku Kabagtum Kanwil Ditjenpas Kalbar.

Ia juga memberikan apresiasi mendalam kepada Kepala Rutan yang lama atas dedikasi dan kontribusi nyata yang telah diberikan. Menurutnya, pondasi yang telah dibangun oleh pejabat lama menjadi modal penting bagi keberlanjutan program kerja ke depan. Sementara itu, Kepala Rutan lama, Fajar Ferdinan, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran atas dukungan dan kerja sama selama masa kepemimpinannya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan, loyalitas, dan kerja keras seluruh jajaran. Apa yang telah kita capai bersama semoga dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan oleh kepemimpinan berikutnya,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Rutan yang baru, Ade Rusman, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan kinerja organisasi dengan mengedepankan sinergi dan profesionalisme.

“Saya mohon dukungan dari seluruh jajaran agar kita dapat bekerja bersama secara solid. Dengan komitmen, integritas, dan sinergi yang kuat, saya optimis kita dapat membawa Rutan Mempawah menjadi lebih baik,” ujarnya.

Kegiatan serah terima jabatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin profesional dan berdaya guna bagi masyarakat.

Perkuat Sinergi Internasional, Kakanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalbar Ikuti WCPP 2026 di Nusa Dua

BALI – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat (Kakanwil Ditjenpas Kalbar), Jayanta, menghadiri ajang internasional The 7th World Congress on Probation and Parole (WCPP) yang digelar pada 14–17 April 2026 di Bali International Convention Center, Nusa Dua. Dalam kegiatan tersebut, Kakanwil turut didampingi oleh Kepala Balai Pemasyarakatan Pontianak dan Kepala Balai Pemasyarakatan Sintang sebagai bentuk penguatan sinergi dalam pelaksanaan bimbingan kemasyarakatan.
Kongres yang diikuti oleh delegasi dari 44 negara ini mengangkat tema “Getting Smart on Justice: Healing Hearts, and Safer Societies”, yang menitikberatkan pada pentingnya pendekatan keadilan yang lebih humanis melalui sistem probation dan parole. Kehadiran jajaran Ditjenpas Kalbar menjadi wujud komitmen dalam mendukung pengembangan sistem pemasyarakatan yang adaptif dan selaras dengan praktik internasional.

Melalui forum ini, berbagai praktik terbaik dan inovasi dalam pelaksanaan bimbingan kemasyarakatan dibahas secara komprehensif. Partisipasi aktif Kakanwil bersama Kepala Bapas diharapkan mampu memperkaya wawasan serta mendorong implementasi kebijakan yang lebih efektif di wilayah Kalimantan Barat.
Dalam keterangannya, Jayanta menyampaikan bahwa keikutsertaan ini menjadi momentum penting bagi Indonesia, khususnya Kalimantan Barat, untuk memperkuat peran pembimbing kemasyarakatan dalam mendukung implementasi KUHP baru.
“Partisipasi dalam WCPP ini memberikan ruang bagi kami untuk belajar langsung dari pengalaman negara lain sekaligus memperkenalkan praktik yang telah kita lakukan. Ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pemulihan dan reintegrasi sosial,” ujar Jayanta.
Ia juga menambahkan bahwa hasil dari forum internasional ini akan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan program di lingkungan Ditjenpas Kalbar, khususnya dalam meningkatkan kualitas layanan bimbingan kemasyarakatan yang lebih profesional dan berorientasi pada masyarakat.

SAMBUT HARI BAKTI PEMASYARAKATAN KE-62, JAJARAN KEMENIMIPAS KALBAR GELAR AKSI DONOR DARAH DI LPKA SUNGAI RAYA

SUNGAI RAYA – Menyongsong peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 tahun 2026, jajaran kementerian yang baru saja terbentuk, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Kalimantan Barat, menunjukkan kepedulian nyata melalui aksi kemanusiaan donor darah. Kegiatan ini dipusatkan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Sungai Raya pada Senin (13/04).

Aksi donor darah ini menjadi salah satu momentum perdana bagi jajaran Satuan Kerja (Satker) di bawah naungan Kemenimipas Kalbar untuk memperkuat sinergi antara divisi Pemasyarakatan dan Imigrasi dalam satu wadah kementerian yang baru.

“Petugas pemasyarakatan tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan melakukan pembinaan. Melalui donor darah ini, kita menunjukkan bahwa petugas juga memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi. Selain bermanfaat bagi kesehatan pribadi petugas, setiap tetes darah ini adalah wujud nyata pengabdian kita kepada masyarakat di luar tugas kedinasan,” ujar Bistok.

Berdasarkan data di lapangan, antusiasme pegawai cukup tinggi dengan total 56 orang yang mendaftarkan diri. Setelah melalui proses skrining kesehatan yang ketat, terpilihlah 28 pendonor yang dinyatakan layak mendonorkan darahnya, terdiri dari 15 laki-laki dan 13 perempuan.

Partisipasi aktif ini datang dari berbagai lini, di antaranya:

LPKA Kelas II Sungai Raya yang mencatatkan 11 pendonor berhasil.

Lapas Perempuan Kelas IIA Pontianak dan Rutan Kelas IIA Pontianak masing-masing dengan 5 pendonor.

Lapas Kelas IIA Pontianak sebanyak 3 pendonor.

Kanwil Ditjen Imigrasi sebanyak 2 pendonor.

Kanwil Ditjen Pemasyarakatan dan Bapas Kelas I Pontianak masing-masing 1 pendonor.

Kegiatan ini bukan sekadar seremonial memperingati HBP ke-62, melainkan juga simbol soliditas organisasi di bawah bendera Kemenimipas. Setiap tetes darah yang dikumpulkan menjadi bukti bahwa insan Imigrasi dan Pemasyarakatan di Kalimantan Barat hadir di tengah masyarakat tidak hanya melalui pelayanan administratif dan hukum, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang konkret.

Diharapkan, stok darah yang terkumpul dapat membantu memenuhi kebutuhan medis di wilayah Kalimantan Barat sekaligus mempererat tali persaudaraan antar-pegawai di lingkungan Kemenimipas yang baru saja bertransformasi.

RESMI DILANTIK! 16 PEJABAT MANAJERIAL DAN NON-MANAJERIALKAKANWIL : JABATAN ADALAH AMANAH, TUNJUKKAN INTEGRITAS!

Pontianak – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat, Jayanta, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 16 (enam belas) pejabat manajerial dan nonmanajerial di lingkungan Kanwil Ditjenpas Kalbar dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh makna, kegiatan ini dilaksanakan langsung maupun secara virtual melalui zoom meeting, sabtu (11/04/2026).

Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Bapak Ridha Anshari dan Syech Walid S, serta dihadiri oleh jajaran pejabat struktural dan pegawai di lingkungan Kanwil Ditjenpas Kalimantan Barat.

Dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan, setiap pejabat yang dilantik mengikrarkan komitmen untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Momentum ini menjadi bagian penting dalam upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja kelembagaan.

Dalam arahannya, Jayanta menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang menuntut integritas, loyalitas, dan dedikasi tinggi.

“Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Tunjukkan integritas, tingkatkan profesionalisme, dan berikan kinerja terbaik demi terwujudnya pemasyarakatan yang pasti bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi, komitmen, serta konsistensi seluruh jajaran dalam mendukung program prioritas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, khususnya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal bagi para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi, bergerak cepat, dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta pembinaan di lingkungan pemasyarakatan Kalimantan Barat.

Dengan semangat baru, Kanwil Ditjenpas Kalbar terus berkomitmen menghadirkan pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan semakin dipercaya oleh masyarakat.

Daftar nama Pejabat Manajerial dan Nonmanajerial yang dilantik :

NASIHUL HAKIM, A.MD. IP., S.H., M.H. – KABID PELAYANAN DAN PEMBINAAN KANWIL DITJENPAS KALBAR
MUHAMAD NASIR, S.H., M.H. – KEPALA BALAI PEMASYARAKATAN KELAS II SINTANG
YUVINUS ELYUS, A.MD.IP., S.H., M.H – KEPALA RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS IIB BENGKAYANG
SYAHRINALDI, A.MD.IP., S.H., M.H – KEPALA RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS IIB PUTUSSIBAU
ADE RUSMAN A.MD.IP., S.H., M.H – KEPALA RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS IIB MEMPAWAH
ENDANG SRI MIYANTI, SE – KASI ADMINISTRASI KEAMANAN & TATA TERTIB LPP KELAS IIA PONTIANAK
ASTUTI SETIAWATI, SH. – KEPALA PENGAMANAN LPP KELAS IIA PONTIANAK
PARUYEN, S.PD. – KASI KEGIATAN KERJA LPP KELAS IIA PONTIANAK
AGUS SETIAWAN Z.A., S.H. – KASUBAG TATA USAHA LAPAS KELAS IIA PONTIANAK
FAUZI HALIM, S.H., M.H – KASI REGISTRASI DAN KLASIFIKASI LPKA KELAS II SUNGAI RAYA
RINALDI PRASETYO, S.H – KASUBAG TATA USAHA LAPAS IIB SINGKAWANG
RENDRA KURNIAWAN, S.H., M.H. – KEPALA PENGAMANAN LAPAS KELAS IIB SINTANG
EDI MARDIANSYAH, SH – KASI ADMINISTRASI KEAMANAN & TATA TERTIB LAPAS KELAS IIB KETAPANG
ARES DWI SUPRIYADI, SH., MH – KASI BIMBINGAN NARAPIDANA DAN ANAK DIDIK LALAPAS KELAS IIB SINTANG
SUMARDIYANTA, S.SOS – KASI PEMBINAAN LPKA KELAS II SUNGAI RAYA
SAPRIDA, A.MD.IP., S.H – PEMBIMBING KEMASYARAKATAN AHLI MUDA BAPAS KELAS II SAMBAS

APA YANG DIMAKSUD DENGAN PEMASYARAKATAN?

Pemasyarakatan adalah sistem perlakuan terhadap narapidana, anak didik pemasyarakatan, dan tahanan yang bertujuan untuk membina, mendidik, dan mengembalikan mereka agar dapat kembali berperan sebagai anggota masyarakat yang baik setelah menjalani pidana. (Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Pasal 1 ayat (1))